pembahasan 4

Bagaimana caranya menjadi guru yang efektif???





Dengan adanya gru yang efektif akan meningkatkan proses belajar mengajar di kelas , murid akan lebih paham materi dan dapat meningkatkan prestasi mereka di kelas.Oleh karna itu guru yang efektif sangat di butuhkan dikelas .Menurut buku dari university of Iowa, guru yang efektif menggunakan trik trik tertentu seperti:
·         Penjelasan
Mampu menjelaskan secara jelas mengenai materi yang dipelajari
*      Menjelaskan alas an mengapa kita mempelajari suatu pokok permasalahan
*      Menjelaskan sesuai dengan daya tangkap murid
·         Mengulang
Mengulang pelajaran sebelumnya sebagai dasar dari pelajaran baru
·         Perencanaan
*      Membuat skema materi pembelajaran setiap kelas
*      Memahami kemampuan anak didik sebelum membuat skema materi pembelajaran
·         Feedback
Memberikan pertanyaan kepada murid lalu membuat murid untuk menjawab
*      Memberikan pertanyaan yang jelas dan menjawab pertanyaan dengan jelas
·         Transfer learning
Memberikan kesempatan utuk memahami pelajaran dengan
*      Pastikan murid paham dasar pembelajaran sebelum melanjutkan pembelajaran
*      Memberikan contoh yang mudah dipahami, usahakn buat contoh sendiri jangan dari buku
·         Evaluasi
Hasil pembelajaran siswa  dari ujian
*      Gunakan nilai ujian sebagai patokan  daya tangkap siswa
refrensi
Santrock.,J.W (2008).Psikologi Pendidikan (edisi kedua).Jakarta:Prenada Media Group.
Munir.,(2008).Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi.Bandung: Alfabeta.

Komentar mengenai animasi upin ipin





Setelah menonton behind the scene dan film animasinya ,saya merasa sangat puas dengan cerita nya, solalnya baik filem dan behin the scene nya dibuat kocak dan dapat dipahami oleh semua umur agar penonton tertarik untuk menontonnya,.Tapi tidak disangka kalau untuk membuat animasi tersebut dibutuhkan sekitar 2,5 tahun, tapi hal itu juga menunjukan bahwa mereka memang sangat serius dalam pembuatan animasi ini.
Animasi upin ipin ini sangat popular di semua kalangan, karena ceritanya yang kocak dan cocok untuk semua umur.Namun mengapa animasi hasil karya anak bangsa tidak bisa seterkenal seperti animasi upin ipin atau animasi dari jepang dan amerika.Alasan  yang pertama mungkin karena teknlogi yang dipakai dalam pembuatan animasi di Indonesia tidak sebagus animasi dari luar negri, hal ini disebabkan kurangnya investor dalam negri ataupun investor asing menanam modal.Penyebab kedua karena adanya budaya malu memakai produk dalam negri,kalau ada animasi buatan Indonesia ditayangkan di tv masyarakat biasanya sudah malas menontonnya karena ada anggapan bahwa animasi dalam negri tidak  akan pernah lebih baik dari animasi dari luar.Penyebab ketiga adalah jalan cerita yang tidak terlalu menarik, ceritanya biasanya tidak sekocak animasi upin ipin atau animasi lainnya.
Dengan menonton behind the scenenya kita menjadi paham pembuatan animasi itu apa saja prosesnya.Dulunya saya ngak tahu kalau pembuatan animasi itu sedemikian rumitnya.Kalau dihubungkan dengan psikologi pendidikan , dengan menontonnya kita memahami tahapan-tahapan pembuatan animasi ( proses pembelajaran) dan juga membuat kita berpikir lebih kritis mengapa animasi tersebut bisa sangat terkenal.

pembahasan 3







Manakah yang lebih baik metode pembelajaran teacher centered atau learner center?
Metode learner centered adalah metode dimana focus utamanya adalah murid,ini berarti murid yang harus aktif, guru hanya akan membimbing murid.Sedangkan metode teacher centered adalah metode dimana guru yang aktif , murid hanya menjadi  pendengar yang baik..
Kedua metode pembelajaran ini memiliki kelemahan dan kelebihannya masing masing.Kebanyakan sekolah saat ini ingin memakai metode learner centered namun apakah metode learner centered jauh lebih baik dari pada teacher centered ? Dibawah akan dijelaskan kharateristik  kedua metode tersebut.

Teacher-Centered
Learner-Centered
Terfokus pada guru,guru yang berperan aktif
Terfokus pada murid,murid yang berperan aktif
Lebih terikat pada tata bahasa(murid menggunakan pengertian sesuai dengan penegertian dari guru)
Kurang terikat dengan tata bahasa, murid memakai kata kata sesuai dengan pengertiannya
Guru yang berperan aktif, murid menjadi pendengar yang baik.
Guru hanya sebagai pembimbing, murid yang aktif
Murid mengerjakan tugas sendiri
Murid mengerjakan tugas secara berkelompok,berpasagan ataupun sendiri tergantung keadaaan
Guru memperhatikan perkembangan siswa dengan seksama
Murid memecahkan masalah sendiri , guru hanya akan memberikan feed back dan memjelaskan persoalan persoalan yang melenceng
Karena guru sangat berperan dalam keberhasilan siswa, maka guru yang tidak berkualitas akan sangat mempengaruhi kepandaian murid
Guru hanya sebagai pembimbing sehingga guru yang kurang berkualitas tidak begitu mempengaruhi kepandaian murid
Guru yang menentukan topic yang ingin dipelajari
Murid yang menentukan topic yang ingin di bahas
Guru mengevaluasi pembelajaran murid
Murid mengevaluasi pembelajarannya namun guru juga ikut mengevaluasi
Kelas tenang
Kelas bising

Kedua metode pengajaran ini memiliki kelebihan dan kekurangan, metode teacher centered lebih menekankan guru yang berperan aktif, murid menjadi pendengar yang baik,metode ini membuat murid lebih paham dengan materi dan ada penelitian yang dilakuakan diamerika .Penelitian dilakukan kepada murid sma, setelah diteliti ternyata murid dengan metode teacher centered mendapat nilai yang lebih bagus dari pada murid dengan metode learner centered,Namun walaupun mendapat nilai yang lebih bagus murid yang menggunakan metode learner centered lebih mampu menghadapi mengahadapi masalah karena mereka terbiasa memecahkan masalah sendiri sehingga membuat mereka lebih mandiri.Sebaiknya dalam proses pembelajaran kedua metode ini dipakai agar kelebihan dan kekurangannya dapat diatasi


Refrensi
Santrock.,J.W (2008).Psikologi Pendidikan (edisi kedua).Jakarta:Prenada Media Group.
Munir.,(2008).Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi.Bandung: Alfabeta.

pembahasan 2

Sekarang ini sudah jarang sekali orang tidak tahu apa itu internet.Internet sudah merajarela dan juga menjadi konsumsi semua orang karena biayanya yang semakin bersahabat.Internet itu sendiri adalah  sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi, dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit dicari secara nyata. melalui akses dunia maya internet ini, kita dapat menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat kita butuhkan.Dulu, kecepatan atau kemudahan kita dalam mengakses internet sangat sulit. Ibaratnya ketika kita sedang browsing, kita bisa keluar sebentar untuk minum kopi karena lambatnya proses browsing yang dijalankan. Akan tetapi, karena persaingan antara operator, sehingga kecepatan akses internet menjadi kecang dan dengan biaya yang bersahabat juga. Sekarang dengan 5000 saja kita sudah dapat akses internet unlimited 1 hari, kalau dulu mau 50 ribu pun pulsa gak cukup buat internetan 1 harian.Karena banyaknya kemudahan untuk mengakses internet seperti warnet yang merajarela, modem yang murah membuat semakin banyak kesempatan bagi anak untuk mebuka internet.Namun adakah danpak penggunaan internet bagi pendidikan .Tentu saja ada , penggunaaan internet berdampak bagi guru dan muridnya
Secara detail peranan internet di dalam dunia pendidikan khususnya bagi guru adalah sebagai berikut : 

1. meningkatkan pengetahuan 
2. berbagi sumber dengan seprofesi 
3. kerjasama dengan guru diluar negeri 
4. partisipasi dalam forum pendidikan 
5. sumber bahan ajar 

Sedangkan peranan bagi siswa sebagai berikut :
1. sumber pengetahuan 
2. meningkatkan komunikasi dengan siswa lain 
3. media praktek dari teori yang telah dipelajari.

Dari fakta yang terjadi dilapangan dan survey yang dilakukan didapat kesimpulan bahwa internet memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan, dan dapat dijadikan media informasi dan pembelajaran modern seperti pengajaran jarak jauh. 


Refrensi
Santrock.,J.W (2008).Psikologi Pendidikan (edisi kedua).Jakarta:Prenada Media Group.
Munir.,(2008).Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi.Bandung: Alfabeta.